DUNIA – Legenda sepak bola Inggris, Michael Owen, memberikan pandangan tajam mengenai peluang Harry Kane memenangkan gelar individu paling bergengsi, Ballon d'Or. Menurut Owen, meski Kane dikenal sebagai mesin gol yang tak terhentikan di level klub, hal itu belum cukup untuk menobatkannya sebagai pemain terbaik dunia.
Standar Tinggi di Tahun Piala Dunia Owen menegaskan bahwa di tahun penyelenggaraan Piala Dunia, prestasi bersama tim nasional menjadi indikator utama. Harry Kane, yang kini membela Bayern Munchen, mungkin bisa memecahkan berbagai rekor gol di Bundesliga, namun tanpa trofi besar bersama Timnas Inggris, peluangnya untuk meraih Ballon d'Or tetap tipis.
"Mencetak gol adalah tugasnya, dan dia melakukannya dengan sangat baik. Tapi untuk benar-benar dianggap sebagai yang terbaik dan meraih Ballon d'Or, Anda harus memberikan gelar juara bagi negara Anda. Piala Dunia 2026 adalah kuncinya," ujar Owen dalam sebuah wawancara.
Kutukan Tanpa Trofi Harry Kane Hingga saat ini, Harry Kane masih dihantui oleh label sebagai pemain hebat yang belum pernah mencicipi trofi mayor dalam karier profesionalnya. Meskipun ia konsisten menjadi top skor, kegagalan di final Euro 2024 lalu menjadi luka yang dalam.
Piala Dunia 2026 di Amerika Utara dipandang sebagai kesempatan terakhir bagi Kane yang sudah memasuki usia matang untuk membuktikan bahwa dirinya bukan sekadar pengumpul statistik, melainkan seorang pemenang sejati.
Persaingan dengan Generasi Baru Tantangan Kane semakin berat dengan munculnya generasi baru seperti Kylian Mbappe dan Erling Haaland yang juga lapar akan gelar. Jika Kane ingin mengakhiri kariernya dengan Ballon d'Or di tangan, memimpin The Three Lions mengangkat trofi Piala Dunia adalah harga mati yang harus dibayar.
