BRIGHTON – Sang juara bertahan, Manchester City, kembali gagal menunjukkan taringnya di lanjutan Premier League. Bertandang ke markas Brighton & Hove Albion, skuad asuhan Pep Guardiola harus puas membawa pulang satu poin setelah bermain imbang dalam laga yang penuh tekanan.
Hasil ini memperpanjang catatan kurang memuaskan The Citizens dalam beberapa pekan terakhir, sekaligus memberikan sinyal bahaya bagi posisi mereka di papan atas klasemen.
Dominasi Tanpa Gol Secara statistik, Manchester City seperti biasa mendominasi penguasaan bola dan menciptakan banyak peluang emas. Erling Haaland dkk terus menggempur pertahanan Brighton sejak menit awal. Namun, rapatnya barisan belakang tuan rumah dan performa gemilang kiper Brighton membuat setiap upaya City mentah di tengah jalan.
Kegagalan memanfaatkan peluang ini menjadi momok bagi City. Beberapa peluang yang seharusnya 99% menjadi gol justru melenceng atau berhasil diblok di garis gawang.
Kekecewaan Pep Guardiola Usai pertandingan, Pep Guardiola tidak bisa menyembunyikan rasa frustrasinya. Dalam konferensi pers, pelatih asal Spanyol itu secara terbuka menyoroti buruknya efisiensi lini serang timnya.
"Kami bermain bagus, kami menciptakan banyak ruang, tapi di level ini, Anda harus menyelesaikan peluang tersebut. Kami sering sekali gagal di depan gawang, dan itu membuat lawan mendapatkan kepercayaan diri," ujar Pep dengan nada kecewa.
Pep juga menambahkan bahwa di Liga Inggris, satu kesalahan atau satu kegagalan memanfaatkan peluang bisa berakibat fatal karena tim seperti Brighton selalu siap melakukan serangan balik cepat yang mematikan.
Ujian Mental Juara Hasil imbang ini memicu spekulasi mengenai kelelahan skuad atau mulai terbancanya strategi Pep oleh pelatih-pelatih lain di Liga Inggris. Kini, Manchester City dituntut untuk segera berbenah sebelum selisih poin dengan rival utama mereka semakin menjauh.
Bagi para fans, ini adalah ujian kesabaran melihat tim kesayangan mereka yang biasanya tampil klinis, kini mulai terlihat kesulitan mencetak gol di momen-momen krusial.
