JAKARTA – Kabar yang ditunggu-tunggu oleh seluruh pecinta sepak bola dan pelaku usaha di tanah air akhirnya tiba. TVRI, sebagai pemegang hak siar resmi, memberikan lampu hijau bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk menyelenggarakan kegiatan Nonton Bareng (Nobar) Piala Dunia 2026 tanpa dipungut biaya lisensi alias gratis.
Langkah ini diambil sebagai bentuk dukungan nyata terhadap antusiasme masyarakat Indonesia sekaligus upaya menggerakkan roda ekonomi kerakyatan selama turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut berlangsung.
Dukungan Penuh untuk Ekonomi Rakyat Selama ini, isu lisensi Nobar seringkali menjadi kendala bagi pemilik warung kopi, kafe kecil, hingga komunitas karena biaya yang dianggap memberatkan. Namun, untuk edisi Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko ini, TVRI ingin memastikan bahwa euforia turnamen bisa dirasakan hingga ke pelosok desa.
"Kami ingin Piala Dunia kali ini menjadi pesta rakyat yang sesungguhnya. Dengan menggratiskan izin nobar bagi UMKM, kami berharap kedai-kedai kecil dan tempat usaha warga bisa ramai pengunjung," ungkap perwakilan dari pihak penyiaran.
Pahami Batasannya: Khusus Non-Komersial Besar Meski diberikan secara gratis, perlu digarisbawahi bahwa kebijakan ini dikhususkan bagi pelaku usaha kecil (UMKM). Untuk hotel berbintang, pusat perbelanjaan besar, atau kegiatan yang disponsori oleh brand besar secara komersial, tetap diwajibkan mengikuti prosedur lisensi resmi sesuai aturan yang berlaku.
Cara Memanfaatkan Peluang Ini Bagi Anda pemilik warung kopi atau tempat berkumpul komunitas, ini adalah kesempatan emas untuk meningkatkan omzet. Pertandingan Piala Dunia 2026 diprediksi akan menarik jutaan pasang mata, dan menyediakan fasilitas nobar yang legal dan gratis adalah daya tarik utama bagi pelanggan.
Jadi, siapkan proyektor dan layar lebar Anda! Mari kita sambut pesta sepak bola dunia dengan semangat kebersamaan dan dukungan bagi ekonomi lokal.
